Etos kerja
islami
1.
Motivasi dasar dalam melakukan segala
sesuatu dalam menjalani kehidupan adalah ibadah (az zariyat:56)
$tBur àMø)n=yz £`Ågø:$# }§RM}$#ur žwÎ)
Èbr߉ç7÷èu‹Ï9
ÇÎÏÈ
Dan
Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka mengabdi
kepada-Ku.
2.
keseimbangan dunia dan akhirat (al
Qashas: 77)
Æ÷tGö/$#ur
!$yJ‹Ïù
š9t?#uä
ª!$#
u‘#¤$!$#
notÅzFy$#
(
Ÿwur
š[Ys?
y7t7ŠÅÁtR
šÆÏB
$u‹÷R‘‰9$#
(
`Å¡ômr&ur
!$yJŸ2
z`|¡ômr&
ª!$#
šø‹s9Î)
(
Ÿwur
Æ÷ö7s?
yŠ$|¡xÿø9$#
’Îû
ÇÚö‘F{$#
(
¨bÎ)
©!$#
Ÿw
=Ïtä†
tûïωšøÿßJø9$#
ÇÐÐÈ
dan carilah pada
apa yang telah dianugerahkan Allah kepadamu (kebahagiaan) negeri akhirat, dan
janganlah kamu melupakan bahagianmu dari (kenikmatan) duniawi dan berbuat
baiklah (kepada orang lain) sebagaimana Allah telah berbuat baik, kepadamu, dan
janganlah kamu berbuat kerusakan di (muka) bumi. Sesungguhnya Allah tidak
menyukai orang-orang yang berbuat kerusakan.
sabda
Nabi:Bekerjalah kamu untuk duniamu seakan-akan kamu hidup selamanya. Dan
beramallah untuk akhiratmu seolah-olah kamu mati besok pagi (HR. Asakir)
Sikap mental yang harus yang harus dimiliki
seorang
muslim dalam hidupnya
1.
Orientasi ke depan (al Hasyr: 18)
$pkš‰r'¯»tƒ
šúïÏ%©!$#
(#qãZtB#uä
(#qà)®?$#
©!$#
öÝàZtFø9ur
Ó§øÿtR
$¨B
ôMtB£‰s%
7‰tóÏ9
(
(#qà)¨?$#ur
©!$#
4
¨bÎ)
©!$#
7ŽÎ7yz
$yJÎ/
tbqè=yJ÷ès?
ÇÊÑÈ
Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada
Allah dan hendaklah Setiap diri memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk
hari esok (akhirat); dan bertakwalah kepada Allah, Sesungguhnya Allah Maha mengetahui
apa yang kamu kerjakan.
2.
Kerja keras,Islam mengajarkan setiap
detik waktu diisi dengan 3 hal:
a.
Untuk meningkatkan iman
b.
beramal saleh (berkarya dan membangun)
c.
membina komunikasi sosial ( QS. al
‘Ashr 1-3)
ÎŽóÇyèø9$#ur
ÇÊÈ
¨bÎ)
z`»|¡SM}$#
’Å"s9
AŽô£äz
ÇËÈ
žwÎ)
tûïÏ%©!$#
(#qãZtB#uä
(#qè=ÏJtãur
ÏM»ysÎ=»¢Á9$#
(#öq|¹#uqs?ur
Èd,ysø9$$Î/
(#öq|¹#uqs?ur
ÎŽö9¢Á9$$Î/
ÇÌÈ
1. demi masa.
2. Sesungguhnya
manusia itu benar-benar dalam kerugian,
3. kecuali
orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh dan nasehat menasehati
supaya mentaati kebenaran dan nasehat menasehati supaya menetapi kesabaran.
d.
Rasa tanggung jawab (QS.al Isra’:7,)
÷bÎ) óOçFY|¡ômr& óOçFY|¡ômr& ö/ä3Å¡àÿRL{ (
÷bÎ)ur öNè?ù'y™r&
$ygn=sù
4
#sŒÎ*sù
uä!%y` ߉ôãur ÍotÅzFy$#
(#qä«ÿ½Ý¡uŠÏ9
öNà6ydqã_ãr (#qè=äzô‰u‹Ï9ur y‰Éfó¡yJø9$# $yJŸ2 çnqè=yzyŠ tA¨rr& ;o§tB (#rçŽÉi9tFãŠÏ9ur
$tB (#öqn=tã #·ŽÎ6÷Ks?
ÇÐÈ
7. Jika kamu berbuat baik
(berarti) kamu berbuat baik bagi dirimu sendiri dan jika kamu berbuat jahat,
Maka (kejahatan) itu bagi dirimu sendiri, dan apabila datang saat hukuman bagi
(kejahatan) yang kedua, (Kami datangkan orang-orang lain) untuk menyuramkan
muka-muka kamu dan mereka masuk ke dalam mesjid, sebagaimana musuh-musuhmu
memasukinya pada kali pertama dan untuk membinasakan sehabis-habisnya apa saja
yang mereka kuasai.
QS.an Najm: 39)
br&ur }§øŠ©9 Ç`»|¡SM~Ï9 žwÎ) $tB 4Ótëy™ ÇÌÒÈ
39. Dan bahwasanya
seorang manusia tiada memperoleh selain apa yang Telah diusahakannya,
e.
Bersaing sec. Jujur, terbuka &
sehat (al Maidah:48)
!$uZø9t“Rr&ur y7ø‹s9Î) |=»tGÅ3ø9$# Èd,ysø9$$Î/ $]%Ïd‰|ÁãB
$yJÏj9 šú÷üt/ Ïm÷ƒy‰tƒ z`ÏB
É=»tGÅ6ø9$# $·YÏJø‹ygãBur
Ïmø‹n=tã (
Nà6÷n$$sù OßgoY÷t/ !$yJÎ/ tAt“Rr&
ª!$#
(
Ÿwur
ôìÎ6®Ks? öNèduä!#uq÷dr& $£Jtã x8uä!%y` z`ÏB
Èd,ysø9$# 4
9e@ä3Ï9
$oYù=yèy_ öNä3ZÏB
Zptã÷ŽÅ° %[`$yg÷YÏBur 4
öqs9ur uä!$x© ª!$#
öNà6n=yèyfs9 Zp¨Bé& Zoy‰Ïnºur `Å3»s9ur öNä.uqè=ö7uŠÏj9 ’Îû !$tB
öNä38s?#uä
(
(#qà)Î7tFó™$$sù ÏNºuŽöy‚ø9$#
4
’n<Î) «!$#
öNà6ãèÅ_ötB $Yè‹ÏJy_ Nä3ã¥Îm6t^ãŠsù $yJÎ/ óOçGYä.
ÏmŠÏù tbqàÿÎ=tFøƒrB
ÇÍÑÈ
48.
Dan kami Telah turunkan kepadamu Al Quran dengan membawa kebenaran,
membenarkan apa yang sebelumnya, yaitu kitab-kitab (yang diturunkan sebelumnya)
dan batu ujian[421] terhadap kitab-kitab yang lain itu; Maka putuskanlah
perkara mereka menurut apa yang Allah turunkan dan janganlah kamu mengikuti
hawa nafsu mereka dengan meninggalkan kebenaran yang Telah datang kepadamu.
untuk tiap-tiap umat diantara kamu[422], kami berikan aturan dan jalan yang
terang. sekiranya Allah menghendaki, niscaya kamu dijadikan-Nya satu umat
(saja), tetapi Allah hendak menguji kamu terhadap pemberian-Nya kepadamu, Maka
berlomba-lombalah berbuat kebajikan. Hanya kepada Allah-lah kembali kamu
semuanya, lalu diberitahukan-Nya kepadamu apa yang Telah kamu perselisihkan
itu,
f.
Hidup hemat dan sederhana (al Furqan: 67)
tûïÏ%©!$#ur !#sŒÎ) (#qà)xÿRr&
öNs9
(#qèùÌó¡ç„ öNs9ur (#rçŽäIø)tƒ tb%Ÿ2ur
šú÷üt/ šÏ9ºsŒ
$YB#uqs% ÇÏÐÈ
67.
Dan orang-orang yang apabila membelanjakan (harta), mereka tidak
berlebihan, dan tidak (pula) kikir, dan adalah (pembelanjaan itu) di
tengah-tengah antara yang demikian.
g.
Eksplorasi alam dengan bijak untuk kemaslahatan umat (al-Fajr:12- 13)
(#rãsVø.r'sù
$pkŽÏù yŠ$|¡xÿø9$# ÇÊËÈ
¡=|Ásù óOÎgøŠn=tæ
y7•/u‘ xÞöqy™ A>#x‹tã
ÇÊÌÈ
12.
Lalu mereka berbuat banyak kerusakan dalam negeri itu,
13. Karena itu Tuhanmu menimpakan kepada mereka
cemeti azab,
Bila tidak bijak maka akan menimbulkan
bencana (ar Rum : 41)
tygsß
ߊ$|¡xÿø9$# ’Îû ÎhŽy9ø9$# Ìóst7ø9$#ur $yJÎ/ ôMt6|¡x. “ω÷ƒr&
Ĩ$¨Z9$# Nßgs)ƒÉ‹ã‹Ï9 uÙ÷èt/ “Ï%©!$#
(#qè=ÏHxå öNßg¯=yès9
tbqãèÅ_ötƒ ÇÍÊÈ
. telah nampak
kerusakan di darat dan di laut disebabkan karena perbuatan tangan manusi, supay
Allah merasakan kepada mereka sebahagian dari (akibat) perbuatan mereka, agar
mereka kembali (ke jalan yang benar).